Perbedaan Akuntansi Berbasis Akrual dan Akuntansi Berbasis Kas

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Perbedaan Akuntansi Berbasis Akrual dan Akuntansi Berbasis Kas

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas adalah dua basis utama  metode akuntansi. Perbedaan mendasar antara akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas adalah waktu di mana pendapatan dan pengeluaran dicatat dalam pembukuan.

Dalam metode berbasis kas, pencatatan dilakukan ketika transaksi aktual dilakukan, terlepas dari kapan pendapatan diperoleh atau biaya yang dikeluarkan. Jadi misalkan, perusahaan Anda telah mengirimkan produk atau layanan ke salah satu klien Anda, dan Anda memberikan  periode kredit 30-hari, maka Anda akan dibayar untuk pengiriman barang tersebut setelah 30 hari sejak pengiriman terjadi.

Sesuai pencatatan berbasis kas, Anda akan mencatat pendapatan dari pengiriman ini hanya setelah Anda menerima pembayaran dari klien Anda, apakah itu sebelum 30 hari atau sesudahnya, intinya pencatatan dilakukan jika klien Anda sudah membayar barang atau jasa Anda.

Sedangkan dalam metode akuntansi akrual, pencatatan dilakukan ketika Anda memberikan atau menerima layanan atau produk, bahkan sebelum transaksi tunai yang sebenarnya dilakukan. Metode akuntansi akrual adalah metode yang lebih umum digunakan. Jadi dalam akuntansi berbasis akrual, Anda akan mencatat pendapatan segera setelah Anda mengirim produk atau memberikan layanan.

Setiap perusahaan memiliki kebijakan masing – masing  untuk menggunakan metode yang dianggap cocok sesuai kesepakatan manajemen. Umumnya, untuk perusahaan kecil memilih menggunakan akuntansi berbasis kas sedangkan perusahaan yang lebih besar menggunakan akuntansi berbasis akrual.

Berikut adalah perbedaan akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas berdasarkan berbagai parameter.

1. Jangka Waktu

Dalam hal ini sudah sangat jelas, untuk akuntansi berbasis akrual pendapatan dan pengeluaran dicatat segera setelah layanan atau produk digunakan. Sedangkan untuk akuntansi berbasis kas pendapatan dan pengeluaran dicatat ketika dana telah didebit atau dikreditkan.

2. Ketepatan

Akuntansi berbasis kas kurang efektif digunakan dalam jangka panjang. Masalahnya adalah kemungkinan hal ini bisa memberikan waktu yang sangat lama bagi  Anda untuk menerima dana dari penjualan yang telah dilakukan. Dalam pandangan bisnis, ini sangat merugikan dan tidak ada kontrol pada transaksi non-tunai yang mungkin lebih kompleks.

Sedangkan untuk akuntansi berbasi akrual memiliki representasi yang lebih akurat dan memberikan gambaran nyata tentang posisi bisnis secara realtime.

3. Kemudahan Penggunaan

Untuk Akuntansi berbasis kas, lebih mudah dalam pencatatan dan pengecekan. Hal ini  dikarenakan hanya membutuhkan lebih sedikit entri jurnal. Berbeda dengan akuntansi berbasis akrual yang membutuhkan lebih banyak entri jurnal untuk setiap transaksi yang terjadi.

4. Arus Kas

Akuntansi berbasis kas memberikan keakuratan pada setiap kas yang masuk dan keluar dari sistem. Sedangkan untuk akuntansi berbasis akrual lebih sulit merepresentasikan laporan kas yang benar. Banyak akuntan perusahaan harus membuat laporan arus kas terpisah, secara tidak langsung ini adalah overhead cost.

5. Analisis Tren

Dikarenakan akuntansi berbasis kas hanya mencatat teransaksi ketika dana berpindah tangan, mungkin ada kesenjangan atau celah waktu yang signifikan antara kejadian aktual dengan pencatatannya. Oleh karena itu, analisis tren tidak mungkin dilakukan.

Sedangkan untuk akuntansi akrual dikarenakan setiap transaksi dicatat ketika terjadi, ada representasi yang lebih akurat pada setiap transaksi yang terjadi. Dengan demikian, lebih mudah untuk menganalisis pola penjualan atau pengeluaran.

6. Penerapan Dalam Industri

Untuk metode akuntansi berbasis kas bukanlah metode yang cocok untuk  bisnis dengan arus modal besar dan perputaran bisnis yang cepat misalnya, konstruksi, atau manufaktur. Metode ini umumnya dipakai oleh usaha kecil atau yang sedang berkembang. Untuk bisnis dengan tingkat perputaran produksi yang cepat dan modal yang besar lebih banyak menggunakan metode akuntansi berbasis akrual.

7. Standar Akuntansi

Dalam PSAK atau Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan dijelaskan mengenai pencatatan akuntansi dimana dalam PSAK 1 ini mengatur bahwa setiap perusahaan wajib menggunakan Accrual Basis. Dimana PSAK 1 paragraf 25 berbunyi: Entitas menyusun laporan keuangan atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas. Jadi sangat jelas, jika akuntansi berbasis kas tidak dalam standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Metode Mana yang Cocok, Akuntansi berbasis akrual atau berbasis kas?

Masing-masing metode akuntansi memiliki manfaat dan kekurangannya sendiri. Jika Anda memiliki bisnis rintisan atau jenis bisnis yang pilihan pembayarannya hanya dengan uang tunai saja, Anda dapat memilih akuntansi kas karena kemudahan penggunaannya.

Di sisi lain, jika Anda memiliki perputaran bisnis besar di mana melibatkan transaksi yang kompleks seperti pinjaman, pembayaran, inventaris, kreditor, cadangan, piutang, dll. Anda lebih baik menggunakan basis akrual akuntansi. Metode ini dianggap menunjukkan gambaran yang lebih baik tentang profitabilitas bisnis dan operasinya.

Untuk pencatatan dalam akuntansi berbasis kas dan akuntansi berbasis akrual sebenarnya tidak jauh berbeda. Namun untuk meminimalisir adanya kesalahan pencatatan dan mengurangi risiko human error akibat pencatatan transaksi yang berulang kali pada tiap jenis laporan yang berbeda, Anda  bisa mencoba software Accurate online sebagai solusi akuntansi yang memudahkan dan efisien. Accurate online adalah software akuntansi yang sudah dipakai berbagai macam entitas bisnis mulai dari UKM sampai perusahaan manufaktur ternama. Berdiri sejak tahun 1999 menjadikannya sebagai software yang sudah terbukti dan teruji.

Anda bisa mencoba accurate online secara gratis disini.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Tips Manajemen Keuangan Bisnis Kecil Yang Efektif

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Tips Manajemen Keuangan Bisnis Kecil Yang Efektif

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Membuat catatan lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow, catatan omset harian, mingguan, dan bulanan, serta catatan pembelian usaha merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Tidak peduli seberapa kecil usaha yang sedang Anda jalankan, persiapkanlah pencatatannya dengan baik, agar jika suatu hari nanti usaha itu menjadi besar, Anda tidak akan kerepotan. Selain untuk alasan tersebut, sebenarnya pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur kinerja dan target, apakah sudah tercapai atau belum. Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya dapat berpotensi menjadi besar, hanya karena masalah manajemen keuangan bisnis yang kurang efektif. Soal mengatur keuangan usaha memang seringkali menjadi masalah yang sangat rumit bagi pengusaha pemula dan pemilik UKM. Mengelola keuangan bisnis secara efektif merupakan sebuah metode untuk menjaga laju atau aliran dana perusahaan agar tidak terjadi kebocoran yang berujung kerugian finansial. Bagi Anda yang ingin mengetahui dan memahami bagaimana mengelola keuangan bisnis, simak beberapa tips manajemen keuangan berikut ini.

Tips Sederhana Mengatur Keuangan Bisnis Kecil

Berikut ini merupakan beberapa tips manajemen keuangan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengatur keuangan bisnis kecil yang efektif.

1. Memisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi

Pada umumnya, yang menjadi faktor utama kebangkrutan usaha kecil adalah karena tidak melakukan pemisahan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Jika hal ini Anda lakukan, maka tidak jelas mana uang untuk bisnis, dan mana uang untuk keperluan pribadi. Anda dapat mengambil gaji dari hasil keuntungan usaha Anda sendiri untuk keperluan pribadi. Kerap kali para pelaku usaha kecil tidak memisahkan keuangan pribadinya dengan keuangan usaha. Alasannya adalah karena usaha yang masih kecil, sehingga dianggap belum kompleks. Padahal hal tersebut merupakan kesalahan fatal yang dapat mengakibatkan gagalnya bisnis.

2. Memahami pembukuan keuangan

Untuk mengelola pembukuan dengan efektif, setidaknya Anda perlu membuat 5 buku akun terpisah yang mencatat setiap transaksi. Buku akun yang dibutuhkan yaitu buku arus kas yang berisi catatan uang keluar dan masuk, buku persediaan barang, buku pembelian dan penjualan, buku hutang piutang, serta buku biaya dan pendapatan lain selain penjualan barang atau jasa.

3. Memastikan perhitungan keuntungan

Tujuan Anda sebagai seorang pebisnis adalah untuk menghasilkan keuntungan. Namun apakah Anda mengetahui berapa keuntungan yang telah didapatkan dari bisnis? Menghitung keuntungan dengan tepat sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan itu sendiri, dimana bagian yang paling krusial dalam menghitung keuntungan adalah menghitung biaya-biaya. Sebagian besar biaya dapat diketahui karena melibatkan pembayaran uang tunai. Namun sebagian yang lainnya tidak berupa uang kas, seperti penyusutan dan amortisasi. Kemudian sebagian lagi belum terjadi namun perlu dicadangkan untuk dikeluarkan di masa mendatang, seperti pajak dan bunga pinjaman.

4. Memanfaatkan pihak ketiga atau menggunakan software

Anda dapat menggunakan karyawan atau pihak ketiga untuk membantu melakukan pencatatan keuangan usaha kecil Anda. Berinvestasilah pada SDM, atau jika belum memungkinkan, Anda dapat menggunakan bantuan software khusus untuk mengelola keuangan bisnis Anda. Sudah ada banyak sekali software manajemen keuangan sederhana untuk usaha kecil yang dijual di pasaran. Harganya beragam sesuai kebutuhan Anda. Dengan menggunakan software tersebut, Anda dapat menghemat waktu dan pekerjaan Anda.

Itulah beberapa tips manajemen keuangan bisnis kecil yang dapat Anda ikuti. Gunakan software akuntansi Accurate Online yang cocok untuk digunakan para pelaku UKM di Indonesia. Accurate Online hadir dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang dapat membantu Anda dalam mengerjakan pembukuan secara lebih mudah dan praktis. Dengan menggunakan Accurate Online, Anda tidak perlu mengunduh dan menginstal aplikasi apapun pada komputer Anda. Hanya perlu mendaftar dan melakukan login, kemudian Anda dapat mulai mengerjakan pembukuan kapan dan dimana saja dengan mudah!

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Accurate untuk Perusahaan Dagang

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Accurate Untuk Perusahaan Dagang

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

ACCURATE Software Perusahaan Dagang adalah Software Akuntansi yang dapat digunakan untuk mencatat Transaksi penjualan ataupun pembelian Barang Dagang, mencatat Penerimaan Piutang ataupun mencatatat Pelunasan Hutang, memantau Stok Barang ataupun memanage Persediaan Barang di gudang dan mencatat biaya biaya yang di keluarkan Perusahaan untuk menghasilkan Laporan – Laporan keuangan yang di butuhkan Perusahaan.

ACCURATE Software merupakan elemen penting yang harus dimiliki Perusahaan Dagang agar dapat membantu Managemen Perusahaan untuk mengambil keputusan yang cepat, tepat dan akurate berdasarkan Laporan – Laporan keuangan yang di hasilkan ACCURATE Software secara real time.

[/fusion_text][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Berikut Fitur yang disediakan ACCURATE Accounting Software akuntansi Perusahaan Dagang :

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_3″ layout=”1_3″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Sales

  • Sales Quotation
  • Sales Order
  • Delivery Order
  • Sales Invoice
  • Sales Return
  • Sales Receipt

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_3″ layout=”1_3″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Purchase

  • Purchase Request
  • Purchase Order
  • Receive Item
  • Purchase Invoice
  • Purchase Return
  • Purchase Payment

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_3″ layout=”1_3″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Inventory

  • Item List
  • Job Costing / Assembly
  • Multi Warehouse & Multi Unit
  • Item Grouping
  • Item Transfer
  • Set Selling Price

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_3″ layout=”1_3″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

General Ledger

  • Chart of Account
  • Journal Boucher
  • Financial Statement
  • Multi Currency

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_3″ layout=”1_3″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Cash & Bank

  • Bank Book
  • Deposit
  • Payment
  • Bank Reconcile

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_3″ layout=”1_3″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Fixed Asset

  • New Fixed Asset
  • Fiscal Fixed Asset Type
  • Fixed Asset Type
  • Fixed Asset List

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_2″ layout=”1_2″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Tax

  • SPT Masa PPN/PPNBM
  • Impor Faktur Pajak
  • Email Faktur Pajak
  • ePPh 23/26 dan ePPH 1771
  • PPh Ps.4(2)

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_2″ layout=”1_2″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Template & Report

  • Standard Template by ACCURATE
  • Customize Template
  • Memorize Report
  • Designed Report

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Accurate Accounting Software merupakan program pembukuan untuk perusahaan dagang terpopuler di Indonesia. Dengan pengembangan lebih dari 15 tahun dan diciptakan berdasarkan PSAK ( Standart Akuntansi Indonesia ), Accurate Accounting Software diciptakan untuk Anda, pelaku usaha di Indonesia. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menginput transaksi-transaksi harian seperti menginput transaksi pembelian ataupun penjualan, membuat pembayaran transaksi dan pembayaran biaya-biaya harian. Dengan sistem real time transaction, Accurate langsung dapat menyajikan laporan-laporan penting bagi Anda pelaku usaha dagang, seperti :

  1. Laporan laba rugi
  2. Laporan persediaan barang dagang
  3. Reminder piutang jatuh tempo
  4. Pencetakan nota penjualan
  5. Laporan umur persediaan
  6. Set limit piutang dan batas waktu pembayaran
  7. Laporan dalam bentuk grafik ataupun pivot table
  8. dan masih banyak laporan pendukung lainnya
  9. Sebagai program pembukuan untuk perusahaan dagang, Accurate Accounting Software juga mendukung export transaksi ke format .csv sehingga dapat langsung diimport ke dalam program E-faktur dari Dirjen Pajak tanpa harus diinput ulang.

Dengan Accurate Accounting Software, Anda dapat lebih memikirkan invoasi untuk perusahaan Anda dan biarkan Accurate yang membantu merapikan pembukuan Anda.

[/fusion_text][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

INFORMASI LEBIH LANJUT TLPN/WHATSAPP DI 081281091718 (KARUNIA)

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Spesifikasi Komputer Untuk ACCURATE 5

 

Spesifikasi Komputer Untuk ACCURATE 5

Spesifikasi Komputer ACCURATE 5 memiliki requirements spesifikasi harus mendukung untuk memudahkan pengguna lebih memaksimalkan pekerjaan, jika anda tidak mencukupi Spesifikasi komputer yang akan digunakan akan terasa lambat dan memakan waktu pekerjaan anda. Anda tidak perlu mencari spek yang terlalu besar, dikarnakan untuk komputer ACCURATE 5 tidak membutuhkan perangkat hardware seperti komputer dan laptop yang mahal dan spek tinggi.

Dari spersifikasi komputer ACCURATE 5 ini, support juga OS seperti Windows 7, 8, 8.1 & Windows 10.

Berikut spesifikasi Komputer ACCURATE 5 harus mendukung di bawah ini :

Spesifikasi Komputer / server apa saja yang dilengkapi operating system microsoft windows 7, 8, 8.1, 10 & Server 200x dengan Standard RAM 2 GB dan Prosesor Minimal Intel Pentium 4 serta Hardisk yang cukup memadai. Table dibawah adalah spesifikasi minimum yang bisa running untuk ACCURATE versi 5, jika anda menggunakan Spesifikasi lebih tinggi dari table di bawah maka semakin baik menggunakannya.

Mau Pembelian Accurate? Whatsapp ke Sales Resmi Accurate 081281091718 (Karunia)

SPESIFIKASI KOMPUTER CLIENT SERVER
OS (Operating System) Win 7, Win 8, Win 8.1 & Win 10 Win 7, Win 8, Win 8.1 & Win 10
Processor Type Minimum Core i3 Minimal Core i3 Minimal
HDD (Hardisk) Free Minimum 80 Giga (Sesuai Kebutuhan) 80 Giga (Sesuai Kebutuhan)
Memori RAM Minimum RAM 2 Giga RAM 4 Giga Minimal
Network LAN /Wi-Fi LAN /Wi-Fi

 

Software Accurate Untuk Perusahaan Distributor

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Software Accurate Untuk Perusahaan Distributor

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Program Keuangan Untuk Perusahaan Distributor Terbaik – Perusahaan distributor adalah perusahaan yang menyalurkan barang-barang dari pabrik ke toko-toko ataupun retailer-retailer tanpa mengubah barang tersebut. Contoh : Perusahaan A membeli 1000 toples dari pabrik dan kemudian menjualnya kembali ke toko-toko retail yang ingin menjualnya kembali kepada end user.

Kesulitan dalam menjalankan usaha distribusi adalah dibutuhkannya data keuangan yang rapih dan valid agar dapat dianalisa untuk kepentingan perusahaan. Contoh data yang dibutuhkan perusahaan distribusi adalah daftar pelanggan yang memiliki potensi track record piutang buruk, data barang dagang yang paling laku, data barang dagang yang lambat terjual, supplier yang dapat memberikan harga terbaik, barang dagang dengan margin keuntungan terbaik, dan masih banyak lagi.

Perusahaan Distribusi harus bisa menyimpan data penawaran penjualan yang dibuat oleh para salesnya, begitu juga daftar pesanan dari customer yang diterima agar dapat mendeteksi minat pasar akan barang yang diinginkan. Dengan demikian perusahaan distribusi dapat membeli barang yang sedang trend lebih banyak sehingga memperlancar arus penjualan

Perusahaan ditribusi juga harus dapat mengontrol dan memantau pengiriman barang dan penagihan penjualannya. Jangan sampai barang yang Anda kirimkan kurang, atau berlebih atau bahkan hilang dalam pengiriman. Penagihan faktur atau barang yang telah dijual juga penting untuk dianalisa, jangan sampai Anda mengalami kerugian karena lemahnya pengawasan piutang ataupun lamanya pembayaran piutang.

Penerimaan uang hasil penjualan dan retur penjualan adalah hal penting lainnya yang harus diwaspadai oleh perusahaan distribusi. Barang yang dikembalikan karena retur wajib di jaga quantitasnya dan pemotongan piutang karena retur juga harus dijaga gaar tidak salah. Pembayaran piutang dengan giro juga harus dicatat agar arus kas tetap terjaga.

Accurate Accounting Software ver. 5 merupakan software akuntansi terbaik karya anak bangsa. Dikembangkan selama lebih dari 15 tahun, Accurate Accounting Softwre ver. 5 selalu berpedoman pada Standart Akuntansi Indonesia ( PSAK ) sehingga memastikan Anda selaku calon pengguna Accurate mendapatkan fitur dan sistem yang sesuai dengan gaya dan sistem pencatatan keuangan di Indonesia.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_2″ layout=”1_2″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

MODUL

Modul Penjualan

Modul Pembelian

Modul Persediaan

Modul Kas dan Bank

Modul Buku Besar

Modul Aktiva Tetap

Modul Laporan Dan Perpajakan

[/fusion_text][/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_2″ layout=”1_2″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

FITUR

 Realtime Transaction

Server Client Technology

2 Bahasa ( Indonesia dan Inggris )

Drilldown Report

Custom Report ke Grafik dan Pivot Table

Multi User

Multi Mata Uang

Multi Gudang dan masih banyak lagi…..

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container][fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

INFORMASI LEBIH LANJUT BISA TLPN/WHATSAPP DI 081281091718 (KARUNIA)

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]