Tag Archive for: bisnis

Peluang Bisnis Sebagai Distributor, Simak Guys!

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Peluang Usaha yang Tidak Kalah Menarik Sebagai Distributor

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Kalau Anda tidak bisa mendapatkan peluang bisnis, maka ciptakanlah. Membuat bisnis sebagai distributor bisa menjadi peluang usaha yang bagus. Sederhananya, Anda mengantar produk yang dijual oleh produsen kepada konsumen atau pelanggan yang membutuhkan. Namun, hal ini berbeda dengan bisnis ritel.

Apa itu Distributor?

Produsen membuat produk dan perusahaan ritel menjual produk. Tetapi sebagian besar perusahaan ritel tidak membeli produk langsung dari produsen. Hanya perusahaan besar atau perusahaan yang berurusan dengan produk khusus, seperti kendaraan atau barang mewah lainnya,  yang transaksinya berurusan langsung dengan perusahaan produsen terkait. Jadi, dari mana perusahaan-perusahaan ritel mendapatkan produk yang kemudian dijual?

Sebagian besar pasar ritel mendapatkan produk mereka melalui perusahaan distribusi. Distributor adalah perusahaan yang bertindak sebagai perwakilan atau perantara bagi produsen. Perusahaan distribusi mencari perusahaan ritel yang ingin menjual jenis produk tertentu, kemudian mereka menjualnya langsung dari produsen. Pada dasarnya, distributor ada untuk menyediakan produk dengan jenis dan kualitas barang yang ingin perusahaan ritel jual.

Kenapa Memilih Bisnis Distribusi Daripada Bisnis Ritel?

Mungkin lebih mudah melihat peluang untuk bisnis ritel karena bisnis tersebut selalu bersentuhan dengan “muka” pasar barang setiap hari. Akan tetapi, usaha distribusi dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Sebagai pengecer, orang atau badan yang menjalankan bisnis ritel, Anda harus mencoba menarik sejumlah besar konsumen atau mengelompokkan konsumen ke segmen yang Anda terapkan. Tanpa banyak pelanggan yang terdiversifikasi, perusahaan ritel Anda mungkin tidak dapat tumbuh atau bertahan. Kompetitor juga tentunya akan mencoba menarik konsumen yang sama dengan segmen Anda. Jadi, Anda harus bekerja lebih keras untuk bersaing dengan kompetitor Anda.

Sebagai distributor, Anda tidak perlu khawatir mengenai sebagian besar perusahaan yang Anda pasok. Yang menjadi fokus bagi distributor adalah kualitas kontrak dengan klien Anda yaitu perusahaan-perusahaan ritel. Jika Anda berhasil mendapatkan kontrak memasok kepada perusahaan ritel besar, Anda mungkin tidak akan membutuhkan kontrak lain untuk menjaga bisnis Anda tetap berkembang dan bertahan. Bahkan satu kontrak baru yang bernilai tinggi dapat membuat marjin besar pada laba Anda!

Keuntungan lain dari usaha distribusi adalah Anda dapat lebih mudah membangun hubungan dengan klien. Baik pabrikan maupun pengecer akan cenderung memilih distributor yang sudah mereka kenal dan terjalin hubungan kerja yang baik sebelumnya daripada mencari distributor baru. Jika Anda menjalin hubungan baik dengan klien Anda, penghasilan Anda akan terkesan lebih konsisten dan Anda tidak perlu memasarkan bisnis distribusi Anda secara agresif untuk menarik klien baru.

Bagaimana Meraih Profit Dari Bisnis Distribusi

Tidak seperti pengecer, distributor tidak bisa menjual produk dengan markup yang besar. Kebanyakan distributor menjual dengan harga grosir yang hanya sedikit lebih tinggi dari harga yang diberikan produsen. Harga yang ditawarkan biasanya tidak standar untuk setiap produk dan harus dinegosiasikan dengan setiap klien baru tergantung pada jumlah pesanannya.

Menjual barang dalam jumlah yang besar adalah cara terbaik bagi seorang distributor untuk menghasilkan profit. Dengan membeli produk berharga rendah dan menjualnya hanya dengan markup harga yang sedikit lebih tinggi, perusahaan distribusi dapat menghasilkan profit tersendiri tanpa harus menghasilkan produk sendiri.

Banyak distributor menjangkau klien mereka yang ada dan mencoba memasarkan produk baru kepada mereka ketika tersedia. Semakin banyak kuantitas produk yang Anda jual, maka semakin banyak pendapatan yang akan dihasilkan perusahaan Anda tanpa harus mencari klien baru.

Memilih Daftar Produk yang Akan Anda Distribusikan

Sebelum Anda mulai mendistribusikan atau mencari klien, Anda harus memutuskan produk apa saja yang ingin Anda beli dan jual. Anda bisa mencari berbagai referensi produk dari internet atau jejaring komunitas distributor yang Anda kenal.  Ada sejumlah distributor besar yang memasok barang kepada perusahaan ritel besar. Tetapi banyak perusahaan pengecer kecil dan toko berskala menengah ke bawah tidak memiliki akses yang konsisten kepada distributor besar. Ini bisa menjadi peluang Anda! Temukan jenis produk yang dibutuhkan pengecer kecil tersebut dan mulai tawarkan produk-produk tersebut kepada mereka.

Contoh beberapa spesialisasi produk terbaik yang masuk di berbagai bisnis startup adalah pakaian grosiran, aksesoris pakaian, dekorasi rumah, mainan, dan barang-barang elektronik seperti kipas, utilitas audio system, dan lainnya. Jenis-jenis barang ini biasanya diminati oleh banyak perusahaan atau pengecer menengah ke bawah. Barang-barang tersebut mempunyai ukuran yang cukup kecil untuk disimpan dan relatif mudah. Dan barang-barang tersebut tidak bersifat musiman, kebutuhannya cenderung konstan sepanjang tahun. Sebagai pengecualiannya adalah produk fashion style karena tren fashion style cenderung berubah dengan cepat berdasarkan musim.

Setelah Anda memahami poin-poin terkait peluang usaha distributor tersebut, satu hal yang tidak boleh Anda lupakan adalah bagaimana Anda mencatat dan melaporkan tiap transaksi yang terjadi antara Anda sebagai distributor dan klien. Untuk menangani hal tersebut, Anda bisa memakai Accurate Online

Accurate Online adalah software akuntansi online yang menyediakan fitur-fitur akuntansi yang memudahkan Anda dalam melakukan proses akuntansi dan membuat pembukuan perusahaan. Dengan Accurate Online, Anda bisa melihat detail transaksi yang telah terjadi dan melakukan crosscheck lewat PO yang diterima dari klien. Serta Anda juga bisa melihat secara detail data-data terkait persediaan yang Anda miliki sehingga memudahkan Anda dalam mengelola manajemen persediaan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Accurate Online, klik di sini.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Membuat Faktur Penjualan Melalui Accurate Online

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Faktur Penjualan Melalui Accurate Online

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Faktur penjualan dalam akuntansi atau pembukuan adalah alat yang digunakan perusahaan untuk berkomunikasi dengan klien tentang jumlah dan waktu jatuh tempo sebagai imbalan atas barang yang telah dijual.

Faktur penjualan harus mencakup informasi tentang barang apa yang telah dibeli oleh pelanggan, jumlah yang telah ia beli, diskon yang telah diterimanya, dan jumlah total yang ia hutangkan. Selain itu, faktur penjualan harus berisi ringkasan singkat tentang persyaratan transaksi, seperti jeda waktu yang dapat diterima antara penjualan dan pembayaran.

Faktur penjualan adalah alat penting untuk aspek penganggaran  keuangan karena ini akan memberikan Anda informasi tentang berapa banyak pendapatan yang dapat Anda harapkan untuk datang selama periode mendatang.

Jika laporan faktur penjualan Anda memiliki jmulah penjualan yang besar, akan masuk akal bagi bisnis Anda untuk merencanakan pembelian inventaris  atau peningkatan modal. Hal ini karena kemungkinan Anda akan segera menerima pendapatan dari faktur yang belum dibayar untuk membayar pengeluaran ini.

Membuat Faktur Penjualan di Accurate Online

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa membuat faktur penjualan dengan mudah dan cepat. Accurate Online juga sudah bisa untuk melacak faktur penjualan yang telah dibayarkan atau belum dibayar oleh klien Anda. Dan mengetahui transaksi mana yang merupakan pendapatan yang masih perlu ditagihkan kepada pelanggan.

Melacak piutang usaha memungkinkan Anda untuk menagih pembayaran kepada pelanggan secara efisien, dan juga memberikan informasi tentang apakah kekurangan arus kas berasal dari volume penjualan yang rendah atau pelanggan yang lambat membayar.

Pada Artikel ini, kami akan membahas fitur membuat faktur penjualan pada Accurate Online. Berikut adalah caranya:

[/fusion_text][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

1. Klik menu Penjualan pilih opsi Faktur Penjualan

2. Lengkapi kolom Pelanggan, Tanggal dan masukan pada bagian Cari/Pilih Barang & Jasa dengan barang yang akan dijual.

3. Tentukan informasi detail atas barang yang dijual, lalu klik Lanjut.

Jika ada barang atau jasa lain yang ingin ditambahkan, ulangi langkah ini.

4. Pilih opsi Simpan jika telah selesai

Bisnis yang Bagus Tercermin dari Transaksi yang Terstruktur

Masih banyak bisnis kecil atau UKM yang tidak menggunakan faktur penjualan dalam melakukan transaksi. Padahal peran  faktur penjualan dalam sebuah bisnis adalah pembuktian tentang transaksi yang telah terjadi. Dengan fitur pembuatan faktur penjualan pada Accurate Online akan membuat alur transaksi dan cash flowpada bisnis Anda lebih transparan dan terstruktur.

Accurate Online sendiri adalah software akuntansi yang telah digunakan oleh 300.000 pengguna baik dari perusahaan multinasional sampai UKM yang ada di Indonesia. Telah memenangkan Top Brand Award selama 4 tahun berturut-turut untuk kategori software akuntansi.

Bagi Anda yang ingin mencoba semua fitur Accurate Online secara gratis selama 30 hari Anda bisa mencobanya melalui link ini.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Fitur Retur Penjualan Pada Accurate Online

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Mengggunakan Fitur Retur Penjualan Pada Accurate Online

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Pernah mengalami kasus dimana barang yang telah terjual lalu dikembalikan kepada Anda karena terjadi kesalahan atau kerusakan pada produk yang Anda jual?

Jika Anda pernah mengalami hal semacam ini, tentunya ini berpengaruh pada laporan stok dan kecocokan pembukuan Anda, terlebih jika Anda melakukan pembukuan secara manual.

Namun jika Anda menggunakan Accurate Online, Anda tidak perlu takut jika ada pelanggan yang melakukan retur produk kepada Anda. Accurate Online memliki fitur retur penjualan yang akan memudahkan Anda dalam mencatat ketersediaan stok dan pembukuan secara up to date, sekalipun terjadi pengembalian produk dengan intensitas yang sering.

Fitur retur Penjualan merupakan fitur di Accurate Online yang berfungsi untuk mencatat pengembalian barang yang telah dijual kepada pelanggan. Pengembalian tersebut bisa terjadi karena barang tidak sesuai spesifikasi ataupun karena terjadi kerusakan.

Untuk menggunakan fitur ini, Anda bisa mengikuti langkah-langkahnya seperti di bawah ini :

Dalam kasus ini, kita melakukan penerimaan barang retur dari faktur. Untuk membuat retur penjualan dari faktur penjualan dengan kuantitas sebagian, caranya sama seperti membuat Retur Penjualan dari Faktur Penjualan. Anda juga bisa menerima pengembalian barang berdasarkan kuantitas atau sebagian saja.

[/fusion_text][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

1. Pilih menu Penjualan pilih opsi Retur Penjualan

2.  Lengkapi informasi Pelanggan, Tanggal, Kolom pemilihan asal pengembalian pilih opsi Faktur, isi dengan nomor faktur yang akan diretur. Lalu pilih tombol Ambil

3. Tentukan barang yang akan diretur lalu klik Lanjut

4. Jika Anda ingin menerima pengembalian barang sebagian,  klik pada baris barang yang sudah ada pada formulir Retur Penjualan, lalu edit pada bagian Kuantitas, kemudian klik Lanjut. (Jika pengembalian barang sesuai di kuantitas di faktur, lewatkan poin ini)

5. Jika telah selesai Anda bisa klik simpan

Bisnis Berkembang Dengan Cepat Dengan Laporan Stok Yang Selalu Up To Date

Laporam stok yang tidak cocok dengan realita adalah masalah klasik untuk setiap bisni, terutama bisnis retail. Dengan alur perputaran barang yang terjadi setiap hari membuat laporan stok selalu tidak sesuai dengan kenyataan. Terlebih lagi bila ada pelanggan yang mengajukan pengembalian barang.

Pencatatan pengembalian barang sebenarnya sangat penting, apalagi jika peengembalian barang termasuk dalam servis after sales bisnis Anda.

Dengan Accurate Online, Anda bisa mencatata pengembalian barang dari pelanggan Anda dengan fitur retur pada Accurate Online. Dengan fitur ini Anda bisa meminimalisir ketidak cocokan antara laporan dan stok sebenarnya, terutama akibat pengembalian barang pelanggan.

Bagi Anda yang belum menggunakan Accurate Online dan ingin mencoba menggunakan fitur ini, Anda bisa mencoba Accurate Online selama 30 hari melalui link ini.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Perbedaan Akuntansi Berbasis Akrual dan Akuntansi Berbasis Kas

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Perbedaan Akuntansi Berbasis Akrual dan Akuntansi Berbasis Kas

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas adalah dua basis utama  metode akuntansi. Perbedaan mendasar antara akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas adalah waktu di mana pendapatan dan pengeluaran dicatat dalam pembukuan.

Dalam metode berbasis kas, pencatatan dilakukan ketika transaksi aktual dilakukan, terlepas dari kapan pendapatan diperoleh atau biaya yang dikeluarkan. Jadi misalkan, perusahaan Anda telah mengirimkan produk atau layanan ke salah satu klien Anda, dan Anda memberikan  periode kredit 30-hari, maka Anda akan dibayar untuk pengiriman barang tersebut setelah 30 hari sejak pengiriman terjadi.

Sesuai pencatatan berbasis kas, Anda akan mencatat pendapatan dari pengiriman ini hanya setelah Anda menerima pembayaran dari klien Anda, apakah itu sebelum 30 hari atau sesudahnya, intinya pencatatan dilakukan jika klien Anda sudah membayar barang atau jasa Anda.

Sedangkan dalam metode akuntansi akrual, pencatatan dilakukan ketika Anda memberikan atau menerima layanan atau produk, bahkan sebelum transaksi tunai yang sebenarnya dilakukan. Metode akuntansi akrual adalah metode yang lebih umum digunakan. Jadi dalam akuntansi berbasis akrual, Anda akan mencatat pendapatan segera setelah Anda mengirim produk atau memberikan layanan.

Setiap perusahaan memiliki kebijakan masing – masing  untuk menggunakan metode yang dianggap cocok sesuai kesepakatan manajemen. Umumnya, untuk perusahaan kecil memilih menggunakan akuntansi berbasis kas sedangkan perusahaan yang lebih besar menggunakan akuntansi berbasis akrual.

Berikut adalah perbedaan akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas berdasarkan berbagai parameter.

1. Jangka Waktu

Dalam hal ini sudah sangat jelas, untuk akuntansi berbasis akrual pendapatan dan pengeluaran dicatat segera setelah layanan atau produk digunakan. Sedangkan untuk akuntansi berbasis kas pendapatan dan pengeluaran dicatat ketika dana telah didebit atau dikreditkan.

2. Ketepatan

Akuntansi berbasis kas kurang efektif digunakan dalam jangka panjang. Masalahnya adalah kemungkinan hal ini bisa memberikan waktu yang sangat lama bagi  Anda untuk menerima dana dari penjualan yang telah dilakukan. Dalam pandangan bisnis, ini sangat merugikan dan tidak ada kontrol pada transaksi non-tunai yang mungkin lebih kompleks.

Sedangkan untuk akuntansi berbasi akrual memiliki representasi yang lebih akurat dan memberikan gambaran nyata tentang posisi bisnis secara realtime.

3. Kemudahan Penggunaan

Untuk Akuntansi berbasis kas, lebih mudah dalam pencatatan dan pengecekan. Hal ini  dikarenakan hanya membutuhkan lebih sedikit entri jurnal. Berbeda dengan akuntansi berbasis akrual yang membutuhkan lebih banyak entri jurnal untuk setiap transaksi yang terjadi.

4. Arus Kas

Akuntansi berbasis kas memberikan keakuratan pada setiap kas yang masuk dan keluar dari sistem. Sedangkan untuk akuntansi berbasis akrual lebih sulit merepresentasikan laporan kas yang benar. Banyak akuntan perusahaan harus membuat laporan arus kas terpisah, secara tidak langsung ini adalah overhead cost.

5. Analisis Tren

Dikarenakan akuntansi berbasis kas hanya mencatat teransaksi ketika dana berpindah tangan, mungkin ada kesenjangan atau celah waktu yang signifikan antara kejadian aktual dengan pencatatannya. Oleh karena itu, analisis tren tidak mungkin dilakukan.

Sedangkan untuk akuntansi akrual dikarenakan setiap transaksi dicatat ketika terjadi, ada representasi yang lebih akurat pada setiap transaksi yang terjadi. Dengan demikian, lebih mudah untuk menganalisis pola penjualan atau pengeluaran.

6. Penerapan Dalam Industri

Untuk metode akuntansi berbasis kas bukanlah metode yang cocok untuk  bisnis dengan arus modal besar dan perputaran bisnis yang cepat misalnya, konstruksi, atau manufaktur. Metode ini umumnya dipakai oleh usaha kecil atau yang sedang berkembang. Untuk bisnis dengan tingkat perputaran produksi yang cepat dan modal yang besar lebih banyak menggunakan metode akuntansi berbasis akrual.

7. Standar Akuntansi

Dalam PSAK atau Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan dijelaskan mengenai pencatatan akuntansi dimana dalam PSAK 1 ini mengatur bahwa setiap perusahaan wajib menggunakan Accrual Basis. Dimana PSAK 1 paragraf 25 berbunyi: Entitas menyusun laporan keuangan atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas. Jadi sangat jelas, jika akuntansi berbasis kas tidak dalam standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Metode Mana yang Cocok, Akuntansi berbasis akrual atau berbasis kas?

Masing-masing metode akuntansi memiliki manfaat dan kekurangannya sendiri. Jika Anda memiliki bisnis rintisan atau jenis bisnis yang pilihan pembayarannya hanya dengan uang tunai saja, Anda dapat memilih akuntansi kas karena kemudahan penggunaannya.

Di sisi lain, jika Anda memiliki perputaran bisnis besar di mana melibatkan transaksi yang kompleks seperti pinjaman, pembayaran, inventaris, kreditor, cadangan, piutang, dll. Anda lebih baik menggunakan basis akrual akuntansi. Metode ini dianggap menunjukkan gambaran yang lebih baik tentang profitabilitas bisnis dan operasinya.

Untuk pencatatan dalam akuntansi berbasis kas dan akuntansi berbasis akrual sebenarnya tidak jauh berbeda. Namun untuk meminimalisir adanya kesalahan pencatatan dan mengurangi risiko human error akibat pencatatan transaksi yang berulang kali pada tiap jenis laporan yang berbeda, Anda  bisa mencoba software Accurate online sebagai solusi akuntansi yang memudahkan dan efisien. Accurate online adalah software akuntansi yang sudah dipakai berbagai macam entitas bisnis mulai dari UKM sampai perusahaan manufaktur ternama. Berdiri sejak tahun 1999 menjadikannya sebagai software yang sudah terbukti dan teruji.

Anda bisa mencoba accurate online secara gratis disini.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Cara Mengatur Arus Kas Dengan Software Akuntansi

[fusion_builder_container hundred_percent=”no” hundred_percent_height=”no” hundred_percent_height_scroll=”no” hundred_percent_height_center_content=”yes” equal_height_columns=”no” menu_anchor=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” status=”published” publish_date=”” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_position=”center center” background_repeat=”no-repeat” fade=”no” background_parallax=”none” enable_mobile=”no” parallax_speed=”0.3″ video_mp4=”” video_webm=”” video_ogv=”” video_url=”” video_aspect_ratio=”16:9″ video_loop=”yes” video_mute=”yes” video_preview_image=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” margin_top=”” margin_bottom=”” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=””][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ layout=”1_1″ spacing=”” center_content=”no” link=”” target=”_self” min_height=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” background_color=”” background_image=”” background_image_id=”” background_position=”left top” background_repeat=”no-repeat” hover_type=”none” border_size=”0″ border_color=”” border_style=”solid” border_position=”all” padding_top=”” padding_right=”” padding_bottom=”” padding_left=”” margin_top=”” margin_bottom=”” animation_type=”” animation_direction=”left” animation_speed=”0.3″ animation_offset=”” last=”no”][fusion_title hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=”” content_align=”left” size=”1″ font_size=”” line_height=”” letter_spacing=”” margin_top=”” margin_bottom=”” text_color=”” style_type=”default” sep_color=””]

Cara Mengatur Arus Kas Dengan Software Akuntansi

[/fusion_title][fusion_text columns=”” column_min_width=”” column_spacing=”” rule_style=”default” rule_size=”” rule_color=”” hide_on_mobile=”small-visibility,medium-visibility,large-visibility” class=”” id=””]

Banyak pemilik bisnis yang hanya memiliki sedikit rencana untuk mengatur arus kas mereka. Sebelumnya, segala hal berjalan dengan lancar ketika tiba-tiba permasalahas ini menjadi masalah besar bagi bisnis Anda. Misalnya, Anda harus berjuang keras untuk memenuhi daftar karyawan yang harus Anda gaji atau putus asa mencari pembiayaan tambahan, yang tentunya ini bisa membuat Anda menghabiskan banyak waktu yang terbuang sia sia.

Ini adalah masalah umum, bahkan untuk bisnis yang sedang berkembang pesat dan menguntungkan.

Menyiapkan proyeksi arus kas akan memungkinkan Anda untuk meramalkan keuangan bisnis Anda lebih akurat. Termasuk risiko kehabisan pendanaan atau lebih baik lagi, hal ini akan memberi Anda lebih banyak waktu untuk mengambil keputusan penting sebelum terlambat.

Berikut adalah cara mengatur arus kas yang tepat dengan menggunakan software akuntansi:

1. Rencanakan Proyeksi Arus Kas Bulanan

Proyeksi arus kas adalah perkiraan dari dana yang Anda rencanakan mengalir masuk dan keluar pada bisnis Anda, termasuk semua proyeksi pendapatan dan pengeluaran Anda selama periode tertentu.

Meskipun proyeksi biasanya mencakup periode 12 bulan, Anda dapat menyesuaikan ini sesuai dengan keuangan yang ingin Anda lihat dengan mempersingkat perkiraan untuk mencakup periode yang lebih pendek, seperti sebulan atau bahkan seminggu.

Untuk pemilik usaha kecil, memproyeksikan arus kas membantu memberi Anda gambaran yang lebih jelas tentang ke mana arah bisnis Anda berjalan dan bagaimana Anda dapat melakukan improvisasi yang tepat. Proyeksi  juga membantu menumbuhkan manajemen kas yang baik dan memberikan Anda lebih banyak waktu untuk memutuskan hal yang tepat untuk bisnis Anda

Anda harus memiliki perkiraan pembiayaan yang baik Anda untuk bisnis kecil Anda. Misalnya, proyeksi Anda dapat membantu Anda memperkirakan surplus atau kekurangan dana yang masuk, dan kemudian Anda akan siap untuk membuat keputusan strategis berdasarkan data itu.

2. Mempercepat Arus Kas Masuk

Semakin cepat Anda mengolah dana kedalam bisnis Anda, semakin kecil kemungkinan Anda akan beralih ke jalur kredit, dan Anda juga akan memperlancar perputaran arus keuangan.

Cara melakukannya dengan Accurate Online : Ada beberapa fungsi sederhana dan praktis dari Accurate Online yang dapat Anda gunakan untuk mempercepat arus kas masuk Anda, seperti:

Menggunakan Accurate Online untuk memproses tagihan atau impor laporan penjualan saat bepergian

Melakukan hal ini akan membantu uang mengalir ke bisnis Anda lebih cepat, dan mengurangi risiko keterlambatan penagihan. Jika Anda adalah pelaku bisnis online yang akkrab dengan ecommerce di Indonesia. Anda bisa juga bisa mengimpor laporan penjualan pada ecommerce dengan fitur impor penjualan.

fitur ini disediakan oleh Accurate online yang memungkinkan anda untuk melakukan proses import atas transaksi penjualan pada media/aplikasi lainnya. Saat ini import penjualan ke Accurate online bisa dilakukan dari ecommerce (bukalapak, tokopedia & shopee)

Kemudahan memeriksa piutang kapanpun, dimanapun

Pantau piutang secara otomatis Anda dengan menampilkan widget pengingat piutang atau hutang dalam Dashboard Accurate Online. Hal ini memudahkan Anda melacak akun yang belum dibayar, dan memutuskan kapan harus mulai melakukan penagihan pada pembayaran yang mengalami keterlambatan. Jika terdapat klien berhutang kepada Anda dan belum membayar dalam jangka waktu yang Anda berikan kepada mereka, pastikan untuk berkomunikasi dengan mereka!

3. Memperlambat Arus Kas Keluar

Dengan menggunakan Accurate Online, dapat membantu Anda menjaga perputaran kas dalam bisnis terkontrol dengan memperlambat arus kas keluar.

Cara melakukannya adalah dengan : Misalnya, Anda dapat melacak tagihan yang memberikan potongan harga jika dibayar lebih awal, hal ini untuk menghindari bunga dan melakukan penghematan. Anda juga dapat menggunakan skema ini untuk para pelanggan Anda, membayar lebih cepat maka akan ada potongan harga.

4. Pantau Pengeluaran & Pemasukan Arus Kas Secara Rutin

Aplikasi akuntansi Accurate Online akan  sangat membantu mengelola arus kas bisnis Anda, jika Anda memantau perputaran arus kas secara rutin. Accurate Online akan mengoptimalkan setiap pembukuan bisnis Anda jika disertai dengan sikap penggunanya. Anda harus secara teratur membandingkan angka, termasuk arus kas masuk dan keluar secara aktual sesuai dengan proyeksi Anda, dan jangan lupa untuk menyesuaikan perkiraan Anda sesuai kebutuhan bisnis yang sedang berjalan.

Anda bisa mengunduh Accurate Online secara gratis melalui link ini

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]